Langsung ke konten utama

Free Download 30 Background Islami

Sahabat sahabat semua khususnya yang suka Desain, Desain grafis sangat erat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain grafis memudahkan dalam bertukar informasi, membuat sebuah informasi menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Desain grafis juga penting bagi sebuah bisnis untuk mengkomunikasikan fitur, manfaat, dan keunggulan produk atau layanan secara visual kepada prospek dan target pelanggan. Alasan utama orang lebih suka grafis dari pada teks karena kecepatan penyerapan informasinya. Menurut riset, visual grafis diserap 60.000 kali lebih cepat dari pada teks. Grafis yang bagus dapat langsung mengkomunikasikan pesan, perasaan, emosi, dan nilai yang disampaikan. Berikut beberapa point kenapa desain grafis penting untuk sebuah bisnis 1. Kesan Pertama itu penting Desain grafis diperlukan untuk membuat kesan positif dan bertahan lama pada merek  brand  anda. Karena interaksi pertama anda dengan pelanggan dapat menentukan nada dari hubungan bisnis anda. 2. Ko

Pelatihan Pemulasaraan Jenazah GP Ansor Gaji

Pelatihan Pemulasaraan Jenazah GP Ansor Gaji


Kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang meninggal adalah merawat dan mengurusnya dengan benar serta menyegerakan penguburannya, kecuali ada hal yang memaksa untuk menunda. 

Adapun hukum mengurus jenazah adalah fardu kifayah, artinya apabila disuatu daerah ada seorang meninggal dunia dan sudah ada yang mengurusinya, maka yang lain telah terbebas dari kewajiban dan tidak berdosa, akan tetapi, apabila tidak ada satupun orang yang mau mengurusnya, maka kita semua berdosa. Hal inilah yang mendasari diselenggarakannya kegiatan pelatihan Pemusalaran Jenazah , Ahad (11/04/2021) di Aula Kelurahan Gaji  Kecamatan Guntur Kabupaten Demak oleh Pimpinan Ranting GP Ansor setempat. Suradi selaku ketua Ansor membuka dimulainya pelatihan Pemusalaran Jenazah yang bekerja sama dengan RSI Sultan Agung Semarang dengan Nara Sumber H.samsudin Salim.M.Ag Hj. Khusnul khatimah, M.Si dan Saiful Mujab. SE . 

Dalam sambutannya Suradi mengatakan, kegiatan pelatihan Pemusalaran Jenazah diikuti dari berbagai elemen, dari dari NU, Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat, IPNU IPPNU, bahkan dari Ta'mir Masjid dan Musholla sedesa itu juga mengikuti. Dari Desa sebelah juga ada yang mengikutinya seperti dari Desa Blerong, Krandon, Tangkis dan Sidokumpul, hingga mencapai peserta sejumlah 80 orang 

Pemusalaran jenazah adalah pengetahuan dan keterampilan bagaimana caranya memandikan, mengkafankan, mengsholatkan , dan menguburkan jenazah sesuai dengan yang telah diajarkan di dalam alqur’an dan al-hadits.

Selain minimnya anggota masyarakat sebagai generasi penerus pelaksana pemusalaran jenazah, generasi pendahulu sebelumnya selain sudah ada yang meninggal dunia, juga banyak yang sudah uzur ataupun lanjut usia.

Perlu kita ketahui bersama bahwa ketika seseorang meninggal maka terdapat lima hal yang harus diperhatikan antara lain berkenaan dengan zakat bagi yang meninggal dunia, hutang piutang kepada orang lain, wasiat apabila pernah berwasiat, biaya perawatan bagi si mayit yang berhak mendapatkan perawatan yang layak, dan pembagian warisan setelah empat hal tersebut telah dilunasi. 

Oleh karena itu GP Ansor Ranting Gaji merasa sangat penting untuk melaksanakan  pelatihan pemusalaran jenazah  ini,  guna membina kualitas keagamaan yang lebih mendalam di masyarakat. Sekaligus sebagai wahana untuk menciptakan kegiatan kehidupan yang berkualitas dan mandiri, melalui pemenuhan kebutuhan spiritual. 

"Merawat jenazah tidak semata-mata tugas Mbah Modin akan tetapi tanggung jawab kita bersama".  Tambah Suradi. 


Kontributor

Suradi 


Editor

Choirul Huda



Komentar

Popular Posts

Sejarah PonPes Al Hidayat Krasak Temuroso Guntur

Di saat pesantren salaf berbondong bondong memasukkan kurikulum umum ke dalam pendidikan di pesantrennya, Pondok Pesantren Hidayat yang terletak di Dukuh KrasakTemuroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak sama sekali  tidak goyah untuk tetap eksis dan fokus dalam mendidik santri santrinya dengan menggunakan metode pendidikan salaf.  Keberadaan PP. Al Hidayat sampai saat ini dengan kesalafannya tidak lepas dan merupakan buah perjuangan tidak kenal Ielah dan pengasuhnya KH. Mishbachul Munir Al Mubarak.  Sejarah dan Profil PP. Al Hidayat  Sejarah bukanlah suatu cerita lama yang usang  dan ditinggalkan karena tergerus oleh zaman. Akan tetapi, sejarah adalah prasasti yang sangat penting dalam suatu perjuangan dan menjadi cermin bagi generasi penerus yang bukan hanya untuk dikenang melainkan juga untuk diteruskan perjuangan-nya serta diteladani semangat juangnya. Begitu pula Pondok Pesantren Al Hidayat. Gus Dlowi (panggilan akrab KH. Achmad Baidlowi;

Materi PKD & Diklatsar Amaliyah dan Tradisi Keagamaan NU

AMALIYAH DAN  TRADISI KEAGAMAAN NU Oleh KH. Tamim Romly ( Ketua MWC NU Kec. Guntur ) Nahdlatul ulama sebagai organisasi sosial keagamaan yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap gerakan kebangsaan dan kemanusiaan hal ini karena NU menampilkan Islam ahlussunnah wal jamaah Aswaja ke dalam tiga pilar ukhuwah yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah insaniyah. Konsep jam'iyah Nahdlatul ulama adalah mengembangkan ukhuwah Islamiyah sampai pada dimensi ukhuwah wathoniyah dengan landasan iman ini ukhuwah wathoniyah solidaritas kebangsaan terbukti menjadi faham kebangsaan yang sangat kuat yang selama ini kita kenal. Nasionalisme religius yaitu nasionalisme yang disinari agama yang kuat, NU dalam tatanan kehidupan sehari-hari selalu mengedepankan konsep dimensi Ihsan yang diwujudkan dalam Aswaja yaitu bentuk dan pola keagamaan yang tawassuth (moderat), tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleran) dan I’tidal (jalan tengah) sehingga umat Isl

Sinergi Menjaga Kamtibmas Hari Raya Idul Fitri 1442 H

  Sinergi Menjaga Kamtibmas Hari Raya Idul Fitri 1442 H Jajaran personil Banser, Polsek dan Koramil mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di halaman Polsek Guntur, Rabu (12/5/2021). Apel yang dibuka pada jam 16.30 WIB di ipimpin langsung Kapolsek Gumtur AKP. Anang Hariyanto dilanjutkan Pembukaan Posko Lebaran. Buka bersama dengan suasana Silaturrahim menjadi penutup dalam apel sore ini. Kapolsek menghimbau untuk selalu sinergi menjaga kamtibnas di wilayah Guntur khususnya pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Dalam kegiatan ini 20 personil banser   dipimpin Komandan Rayon Banser Sahabat M. Irham, dan dibagi menjadi 2 pleton. Pleton 1 mengikuti Patroli keliling dan Pleton 2 siaga di perbatasan Guntur Tegowanu. Dalam bincang-bincang santai dengan Aipda Paul Maridas selaku Babin Kamtibmas Guntur mengatakan penting sekali mengantisipasi adanya tindak kriminal kenakalan remaja berupa tawuran walau Tradisi Takbir keliling sudah dilarang karena adanya Covid 19